Part 82 Part 81 sebelumnya, Flashback yahh^^ Keluar dari kamar Kenzo, Vika melihat Randa--asisten pribadi Wijaya. "Apa keadaan tuan muda baik-baik saja? " " Hanya ada beberapa luka lebam diwajahnya dan badannya. " " Tidak kau beritahukan tentang keadaan tuan besar sekarang? " " Tidak, mas Wijaya tidak mau Kenzo tau kalau dia sakit. "Vika menggengkan kepalanya pelan dan wajahnya muram saat ini. " Lha kenapa? Harusnya Kenzo tau. " " Jangan dipaksakan, Kenzo sedang dalam mood tak baik setelah disiksa saudara tirinya." "Baiklah, saya permisi dulu. "Randa menganggukkan kepalanya pelan lalu pergi berlalu di hadapan Vika. Vika menghembuskan napasnya perlahan. " Sebisa mungkin aku haru buat Kenzo dan papanya akur. Masalah semuanya sudah beres, sedikit lega rasanya. "Vika mengulum se

