Nara dan Yooshin berpamitan begitu hari menjelang sore. Namun begitu Yooshin hendak menaiki kudanya, pria tua yang bertugas menjaga kuil itu menahannya. "Ada apa?" Yooshin menatap pria tua itu. "Tolong jaga Nona Pendeta dan pastikan kalau beliau tidak menemui Moa lagi." Kedua alis milik Yooshin saling bertaut. "Kenapa Anda berkata seperti itu?" katanya. Helaan napas terdengar. "Saya merasa sangat khawatir. Perasaan saya tidak tenang." Yooshin terdiam selama beberapa saat. Pria itu menatap Nara yang sudah terlebih dahulu menaiki kuda, lalu ia menganggukkan kepalanya pelan. "Akan memastikan mereka berdua tak akan bertemu lagi," ujarnya. Ia lalu berpamitan dan segera menaiki kudanya. Si pria menatap kepergian kedua anak muda itu. Sepanjang peralanan, tak ada satu pun pembicaraan ya

