Chapter 46

1112 Kata

Terbangun di tengah malam akan selalu mendatangkan berbagai macam pikiran yang akan membebani kepalamu hingga kau kesulitan tertidur kembali. Mulai dari hal sepele, hingga hal yang mungkin tak seharusnya kau pikirkan akan menghantui otakmu dan membuatmu terjaga.  Seperti halnya di pagi buta seperti sekarang ini, kedua mata Seungmo terbuka tepat sesaat setelah ia mengalami mimpi yang tidak begitu menyenangkan. Pria tua itu memutuskan untuk keluar dan duduk di bangku yang ada di bawah pohon.  Bayangan tubuh cucunya yang bersimbah darah dengan berbagai luka sayatan dan tusukan kembali membuat kepalanya hampir pening. Seungmo tak pernah berpikir kalau ia akan memimpikan hal mengerikan seperti itu. Ia memimpikan Nara mati terbunuh oleh Moa, dan itu adalah sesuatu yang buruk. Ia tak ingin mimp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN