152.To Be Countinue

2849 Kata

Aku mengeliat pelan di kasur.Astaga….. badanku rasanya remuk redam dalam artian yang sebenarnya but i'm feel happy.Aku hirup aroma kamar yang berubah jadi lebih erotis hasil pertempuran kami semalam dengan mata masih terpejam.Pertempuran?,tentu saja.Karena bukan hanya Nino yang menyerangku tapi aku juga. "Tidur situ Yang!"perintahnya padaku. "Hah!!,emang aku atlet senam ritmis"tolakku. "Eh...mau enak ga?,kan kita belum pernah yang kaya gini!"katanya menarik tanganku. Aku menurut juga merebahkan bokongku di atas 4 bantal yang Nino tumpuk.Enak banget dia.Posisi milikku benaran tepat setinggi tubuhnya yang bersimpuh dengan lutut. "Ready Non?"tanyanya. "Hmmmm..."jawabku malas. Apaan aku benaran kaya apa coba.Bokongku bertumpu pada tumpukan bantal dan bagian tubuh atasku membentuk peroso

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN