Melamar?

1010 Kata

Dinda melangkah keluar dari kantor dengan terburu-buru. Tepat ketika jam menunjukan pukul empat sore, ia langsung bangkit dan mengambil tas. Alasannya sudah jelas karena berusaha menghindari Dika. Sayangnya Nathan yang biasanys sudah menunggunya kini belum tampak. Mungkin lelaki itu ada pekerjaan lain. Dinda mengembuskan nafas berat. Ia memutuskan berjalan ke arah halte untuk menunggunya di sana. Dinda tak mau bertemu dengan Dika dan dipaksa untuk menerima tumpangan seperti yang sudah-sudah. Dinda: Nath Dinda: Di mana? Dinda: Aku nunggu di halte Perlu menunggu beberapa menit hingga pesan terbaca. Dinda dengan tak sabar menunggu, sesekali melirik ke arah kantor, takut Dika keburu keluar dan mempergokinya seorang diri. Nath ❤️: Nda maaf Nath ❤️: Ban motorku bcor Dinda baru akan mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN