Chapter Twelve

622 Kata

  Langkahku terhenti ketika sampai di anak tangga tertinggi. Terhenti karena melihat sesaknya jalan yang akan kulalui untuk masuk ke dalam ruang kelasku. Kulihat para cewek-cewek yang sebagian besar dari kelas XI IPA tengah berdesakan di depan mading yang terdapat di ujung tangga itu. Entah ada pengumuman sepenting apa di dalam mading itu, hingga menarik perhatian hampir semua siswa putri di sekolah ini.   Kulihat Meta juga ada di situ. Ia ikut berdesakan dengan cewek-cewek lainnya untuk dapat membaca apa isi informasi yang ada di dalam mading tersebut. Baguslah kalau begitu, jadi aku tidak perlu ikut berdesakan bersama mereka. Aku hanya perlu duduk manis menunggu Meta, bertanya mengenai informasi apa yang ada di mading itu, lalu aku tau deh semuanya.   "Stell, lo tuh munafik banget sih!

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN