Dara baru saja mendapat telfon dari Veron yang memintanya agar bergegas ketaman, ada yang berbeda dari suara pria itu. Dengan sedikit tergesah ia berbelok karah taman yang berada didekat ladang rumput. "Veron." Dara berdiri tepat disamping Veron yang kini mendongak menatapnya. “Kemarilah." Veron menarik jemari Dara agar duduk disampingnya. “Ada apa?” Tanya Dara, Veron tersenyum lembut ia meletakkan kepalanya diatas pangkuan Dara berbaring diatas rerumputan dan menatap wajah Dara lekat lekat. “Dara.” Veron meraih tangan Dara dan meletakkannya diatas rambut hitam legamnya seolah meminta gadis itu agar membelai rambutnya yang membuat Dara tanpa sadar menarik sudut bibirnya membentuk sebuah senyuman. “Ya Veron.” Sahut Dara mulai mengelus rambut legam Veron merasakan kelem

