Dara melangkah dikoridor seperti biasa dengan Eartphone yang menyumpal kedua telinganya dan kunyahan perment karet dimulutnya. Mengernyit saat merasakan ponselnya yang bergetar pelan, Veron baru saja mengiriminya sebuah Pesan. -aku diparkiran, kemarilah- Dara berdecak dan bergegas membalasnya. -aku harus bertemu dengan Dosen pembimbingku- -aku tunggu- Dara mengedikkan bahunya dan memasukkan Iphonenya kedalam saku saat ia sudah berdiri tepat dihadapan pintu ruangan Dosen pembimbingnya. ... Veron mengetukkan jarinya diatas kemudi mobil Lomborgini berwarna hitam metaliknya, ia berencana membawa Dara pergi tapi sepertinya gadis itu sedang sibuk dengan Dosend pembimbingnya. Veron sudah memutuskan, jika Dara memang tidak ingin berkomitmen dengannya, ia akan melak

