Ada rasa puas dalam hati Devara, sejujurnya melihat keras kepalanya Arumi ini, Devara yakin jika Demas tidak akan main-main lagi kedepannya dengan sahabat yang juga dicintainya itu. Demas juga kini hanya bisa menghela nafas pasrah dan tetap bersabar menghadapi sikap juteknya Arumi. Mungkin kedatangan Cheff Juno dengan sepiring ikan bakar dengan hiasan bunga mawar dari kulit tomat akan membuat Arumi meluluh. Saat Arumi masih memanyunkan bibirnya sambil melirik tajam kepada Demas, aroma ikan bakar tercium sangat menggoda. Sontak saja Arumi membelalakkan matanya melihat siapa yang sedang datang mendekat kearahnya. “Halo, Arumi. Ikan bakar spesial buat Arumi nih,” ucap Cheff Juno lalu meletakkan piring tersebut tepat di depannya Rumi, diikuti dengan beberapa pelayan lain yang juga membawakan

