BAB 59. Putusan Sidang

1050 Kata

“Saya adalah sepupunya, Ratih. Mama kamu, meminta saya untuk datang ke sini memberikan surat ini kepadamu. Perkenalkan saya adalah Alia.” Lantas Wanita glamor itu memberikan sepucuk amplop kepada Bunga, namun Bunga tetap saja bergeming. Ia tidak ingin membaca apa pun, baginya ini hanyalah sebuah omong kosong belaka. Mengapa, Ratih tidak langsung menghubunginya saja melalui ponselnya. Toh, selama ini Bunga tidak mengganti nomor sama sekali, tetapi yang terjadi justru semua media sosialnya di blokir oleh Ratih dan bahkan nomor pesan singkatnya juga sudah tidak tampak lagi foto Ratih. “Maafkan, saya tidak akan menerima ini. Mama saya akan tau cara menghubungi saya. Bu Retno, saya mau masuk dulu,” pamit Bunga langsung pergi meninggalkan Alia dan Bu Retno begitu saja. Bunga lantas kembali k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN