Sepulang kerja, Marlina langsung pulang ke rumah. Rasa nyidamnya, membuat badannya lemas tidak bertenaga. Perutnya rasanya mual dan berkali-kali wanita itu muntah di kantor. Rasanya Marlina ingin segera pulang ke rumah, minum obat dari dokter kandungan, lalu tidur dengan nyenyak. Obat dari dokter kandungan, belum terlalu berefek di tubuh wanita itu. Ia masih merasakan rasa mual dan lemas badannya belum bertenaga. Setiba di rumah, demi tidak dijumpai suaminya di rumah, Marlina mendatangi toko material milik suaminya terlebih dahulu, sebelum ia berganti pakaian kerjanya, wanita itu ingin memastikan kalau sudah menjelang maghrib, toko materialnya sudah tutup. Sampai di depan toko materialnya, toko sudah dalam keadaan tutup. Lampu depan toko sudah dinyalakan di teras samping kanan dan kiri.

