KEJUJURAN MARLINA

1281 Kata

Mata wanita itu menerawang, memandangi ombak yang bergulung-gulung dari kejauhan menuju ke kakinya. Kerlip sinar lampu yang memantul pada deburan ombak laut, menghasilkan percikan cahaya keputihan yang mengkilat. Tampak dari kejauhan, kapal-kapal yang berlayar untuk mencari ikan. Dari tepi pantai ini, Marlina bisa memegang besarnya kapal nelayan di malam hari itu, hanya dalam sebuah genggaman tangannya. Matahari yang sekarang hanya menyisakan semburat warna merah kelam, berangsur masuk ke wilayah sebelah barat. Sekarang bagian timur telah berubah gelap dan sebelah barat terang. Bagian timur saat ini sedang pergantian pada malam hari sedang bagian barat sedang menampakkan sinar mentarinya yang terang bendera menyinari pada benua bagian barat. Marlina dan suaminya duduk berdampingan di luar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN