Pelet

1312 Kata

Hari semakin larut. Semakin lama aku merindukan Mbah Wiro Kliwon. Rasanya ingin sekali aku menemuinya. Mbah Wiro Kliwon di manakah kamu berada? Di Wono Singit? Apakah aku harus pergi ke sana? Aku berdiri dari tempat dudukku. Melangkahkan kaki menuju pintu, menuruti kata hati, menemui laki-laki yang aku cintai. “Mak ... emak mau ke mana?” Aku mendengar suara Rahma memangggil-manggilku dari belakang. Aku tidak peduli. Sekarang yang aku inginkan adalah menemui laki-laki gagah perkasa tersebut. Untuk apa? Untuk meluapkan rasa rinduku padanya. “Mbok ... Mbok Ndiyo ....” Aku mendengar Rahma menggedor-gedor pintu Mbok Ndiyo ketika aku berjalan sampai di halaman. Berisik sekali anak itu. Entah apa yang dia inginkan sehingga malam-malam seperti ini membuat keributan di rumah orang. Apakah kes

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN