Flashback (beberapa hari setelah kepergian Nasya) BARA POV Masih sama. Aku menjalani hidupku dengan kosong. Tak ada yang menarik sejak gadis yang ku cintai memutuskan untuk pergi. Meski rencana pernikahanku dengan Almira sudah dibatalkan sejak dua hari lalu, tapi tetap saja semua itu tidak bisa mengembalikan Nasya ke sisiku. Dan siang ini, perusahaan menggelar rapat intern. Membahas harga saham yang turun, hingga para komisaris juga menyalahkanku. Aku melirik ke arah ibu tiriku. Dan Beliau terlihat stres. Apakah ini salahku? Aku tetap bersikap bodo amat dengan semua ini. Aku tidak peduli lagi, bahkan jika aku sampai dilengserkan dari jabatan ini. Dan benar saja, ada dua orang yang mengusulkan penggulinganku dari posisi CEO. Yang aku tahu, salah satunya adalah sepupuku sendiri. Anak o

