Lima Puluh Empat

1165 Kata

%%% Hari minggu telah tiba. Nasya mengajak Yuni berbelanja bahan pakaian yang akan ia buat. Selain dalam hal menjahit, ternyata Yuni juga pandai dalam hal memilih kain dan bahan yang bagus. "Udah semua kan ya, Sya?" tanya Yuni meyakinkan. "Kalau dari yang di list sih udah aku contrengin semua," balas Nasya. Yuni mengangguk, kemudian mengajak Naaya duduk di sebuah warung makan. "Mbak, aku kebelet, nih. Aku mau ke toilet sebentar, ya? Titip barang-barangnya," pamit Nasya yang segera diangguki Yuni. Nasya pun berlari kecil ke arah toilet yang ditunjukkan oleh seorang pelayan karena memang rasanya sesuatunya itu sudah sampai ujung. Setelah Nasya berhasil membuang apa yang seharusnya di buang, ia mencuci tangannya. Ia jadi teringat tentang Bara. Tadi pagi laki-laki itu bilang akan menjem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN