Empat Puluh

1200 Kata

%%% Butik tempat kerja Nasya terbilang cukup besar. Bukan hanya bangunannya saja, namun dari orang-orang yang keluar masuk dan memesan pakaian pun, Nasya tahu jika butik itu sangatlah berkelas. Bahkan beberapa kali ia juga mendapat pelanggan beberapa model yang wajahnya sering terpampang di majalah. "Mbak Yun, ada yang bisa Nasya bantu kerjain, nggak? Perasaan kerjaan Mbak Yun paling banyak," tawar Nasya pada salah seorang rekan kerjanya. Namanya Yuni. Tapi memang Nasya sudah terbiasa memanggilnya 'Mbak Yun'. Bisa dikatakan, Yuni ini adalah penjahit nomor satu di butik ini. Jadi untuk pelanggan khusus, biasanya ia yang akan mengerjakannya. "Kamu bantu yang lain aja, Sya! Pesanan buat dikirim ke Palembang memangnya sudah selesai?" balas Yuni. "Dih, Nasya kan sekalian pengen belajar ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN