Empat Puluh Delapan

1289 Kata

%%% Waktu sudah menunjukkan pukul 18.00. Itu artinya sudah satu jam lebih Bara menunggu Nasya di dekat butik. Sudah lebih dari lima kali Bara mencoba menghubungi gadisnya itu. Tapi, masih saja tak ada jawaban. 'Tok tok' Bara sedikit terpenjat kemudian menurunkan kaca mobilnya saat mendengar suara ketukan. "Maaf ada apa ya? Apa saya menghalangi jalan Anda?" tanya Bara sopan. "Astaga, Pak Bara?" kaget wanita itu. Bara menaikkan alisnya. Kemudian melihat wanita itu dari atas hingga bawah. "Anda kenal saya?" tanya Bara. Wanita itu masih tampak sangat terkejut. Tunggu! Ini sangat berlebihan. Kenapa dia seperti melihat hantu? Bahkan tadi ia duluan yang mengetuk kaca mobil Bara. "Maaf, Anda kenal saya?" ulang Bara lagi. Pasalnya sedari tadi pertanyaannya diabaikan oleh wanita itu. Wani

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN