Speachless

1105 Kata

Malam semakin larut seiring dengan hawa dingin yang terasa hampir menusuk kulitku. Beberapa waktu yang lalu, Yoga mengantarkan pulang menuju ke rumah orang tuaku. Sebenarnya ia teramat merindukan kebersamaan kami saat menghabiskan waktu berdua walaupun hanya sekedar untuk mengobrol hal apapun sepanjang malam dan berlanjut keesokan harinya untuk sarapan bersama. Namun urung ia lakukan karena sebuah janji antar lelaki bersama Papi. Entah janji apa yang dimaksud karena setelah kupaksa namun Yoga berusaha membuatku mengerti agar tidak mendesaknya dan kembali aku menurutinya. Memasuki rumah dengan keadaan cukup sepi ketika jam menunjukkan pukul sepuluh malam, kurasa keluargaku sudah kembali ke kamar masing masing karena malam semakin larut. Sesampainya di kamar kemudian meletakkan paper bag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN