Empat hari setelah kecelakaan yang menimpa Harris dan Renjana, presiden mengumumkan reshuffle kabinet. Enam orang menteri dan seorang sekretaris menteri dari tujuh kementerian diganti dalam waktu bersamaan. Selain itu, ada pula penggantian dua direktur utama BUMN. Tanpa perlu dikatakan lagi, masyarakat dapat menduga alasannya. Apa lagi jika bukan karena terkait kasus suap lelang tender project pembangunan gedung kementerian yang baru. Meski pihak oposisi pemerintah dan beberapa pengamat politik mengatakan bahwa langkah ini dinilai sedikit terlambat, tapi keputusan tersebut disambut hangat oleh banyak pihak. Berbagai komentar positif dilontarkan untuk mendukung ditegakkannya proses hukum terhadap nama-nama yang terkait dalam kasus itu. Media tak berhenti menyoroti, tak hanya media dalam n

