Malam ini, Selepas makan Malam, Vian menuntun istrinya untuk berjalan ke kamar mereka. Malam ini juga, adalah malam yang mendebarkan untuk mereka berdua. Pasalnya, setelah hampir lima bulan menikah, ritual malam pertama baru akan mereka jalani. Tak seperti biasanya, di mana Vian akan luwes menggoda istrinya. Tapi sekarang, ia sendiri sangat gugup. Berkali-kali ia salah tingkah. Keringat dingin karen ini juga pertama kali baginya. Unboxing segel istri. Baru masuk ke dalam kamar, mereka berdua sedikit kikuk. “Emm. Kita bersihkan diri dulu ya sayang”. Ucapan yang biasa luwes berubah menjadi kaku. Ia sesekali mengusap tengkuk untuk mengurai rasa gugup yang merasuk. “Emm”. Kintan hanya mengangguk. Kalau boleh jujur, saat ini telapak tangan Kintan berkeringat. Hasil dari pompa jantung

