Fakta tentang Aini

1420 Kata

Saat istirahat siang, Vian memilih untuk menemui istrinya di rumah Ummi Aisyah. Ia membawakan beberapa camilan dan makan siang yang dibelinya. “Assalamualaikum”. Diucapkannya salam begitu dirinya sampai di rumah mertuanya. Vian langsung masuk ke dalam rumah Ummi Aisyah. Menunggu beberapa saat, salam itu tak kunjung terjawab. Ia meletakkan Makanan yang dibawanya di atas meja. Matanya mengedar, mencari di mana sosok yang ada di dalam benaknya. “Kintan”. Dipanggilnya nama sang istri, tapi tetap tak ada jawaban. Vian mengambil duduk di sofa ruang tamu. Menyandarkan tubuhnya, dikeluarkan ponsel dari kantong celananya. Mendial nomor Kintan. “Assalamualaikum Mas”. Suara Kintan dari seberang. “Wa Alaikum Salam. Kamu di mana yang?” Tanyanya manja. “Di kamar Mas”. Kintan menjawab santa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN