Misteri Aini

1225 Kata

Dua bulan sudah berlalu pasca kecelakaan itu. Luka yang di dapatnya, perlahan mulai sembuh. Kintan pun sudah mulai lancar kembali berjalan. Walaupun belum bisa Pulih seperti sebelumnya. Kintan tetap menyimpan rapat-rapat tentang siapa pelaku yang telah mencelakai dirinya. Ia berharap suatu hari, hubungan persahabatan antara dirinya dan Aini akan kembali membaik. Dan kesalahpahaman itu akan hilang. Ia sendiri belum terlalu jelas tentang masalah sebenarnya. Dan mereka belum sempat bertemu kembali pasca kejadian tempo hari di taman. Pagi ini, Kintan menyiapkan sarapan sederhana untuk suaminya. Ia sudah mulai bisa mengerjakan pekerjaan sederhana. Sebenarnya Vian melarangnya. Tapi Kintan bersikeras untuk mengerjakan hal ringan, karena tubuhnya terasa kaku jika tidak melakukan apa pun. “Ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN