Kita Putus Saja, Haze

1036 Kata

Beberapa menit Ariel pergi ke toilet, Binar pun izin meminta ke toilet juga. Sampai di sana, ia berdiri di depan bilik yang masih tertutup rapat. Ariel keluar dan terkejut melihat Binar di depannya. Ia berusaha sebiasa mungkin dan tidak menghiraukannya. "Sepertinya Hazel serius denganmu. Tapi, apa kau tega melihat namanya hancur karena berhubungan denganmu?" Jika rencana pertama membuat Hazel cemburu telah gagal. Maka saat ini, Binar berusaha melancarkan rencana keduanya untuk membuat Ariel ragu. "Apa maksudmu berbicara seperti itu?" Jantung Ariel bergetar hebat mendengar pertanyaan Binar. Sebenarnya ia tahu apa yang dari pertanyaan Binar. Karena pada awalnya ia menolak Hazel karena alasan itu. "Melihat perubahan ekspresi wajahmu membuatku berpikir, bahwa kau tahu apa maksud dari p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN