Ketika Winnie membuka matanya lagi, dia berada di dalam kamar yang luas dan hangat. Ada suara debur ombak yang terdengar tidak jauh darinya. Dia bisa menyaksikan matahari sore yang sangat indah bersinar menembus kaca di dalam kamarnya. Ada tirai yang berayun mengikuti arah angin, membuat suasana terlihat semakin indah. Namun, otak Winnie sedang tidak memiliki kapasitas untuk mengagumi semua keindahan itu. Dia hanya bisa duduk dengan linglung merasakan semua ini. Dia sudah menikah, tapi dia belum memiliki kejelasan status sebenarnya dari pernikahan ini. Awalnya dia pikir dia menandatangani kontrak pengasuhan, tapi setelah akad nikah tadi pagi, dia baru sadar bahwa sepertinya itu adalah pernikahan kontrak. Berapa lama dia harus menikah? Winnie tidak tahu. Jika ini hanya pernikahan fo

