"Kamu takut?" Justine menoleh ke arah wanita yang sekarang jadi istrinya. Melihat dengan jelas bahwa wanita di sampingnya sejak datang hanya menunduk, bahkan tangannya terlihat gemetar. "Jangan takut, kita enggak bunuh orang kok," ucap Justine berusaha menenangkan. Namun, kata-katanya malah membuat Winnie bukan merasa aman tapi semakin gemetar ketakutan. Berpikir bahwa, keluarga cohza memang tidak membunuh orang, tapi bagaimana kalau menjual organ dalam atau mengirim ke laboratorium untuk dijadikan eksperimen, mengingat mereka adalah keluarga dengan latar belakang farmasi dan kedokteran. "Kenapa tanganmu dingin sekali? Lihat aku. Apakah wajah setampan ini terlihat menakutkan?" Justine memegang tangan istrinya dan terkejut merasakan suhu dingin di telapak tangan mungil itu. Walau dari se

