After Last Night.

1054 Kata

Sekarang Risma berani bermimpi. Ia tak khawatir lagi tentang apa yang akan terjadi dengan bayinya. Ia bahagia membayangkan dirinya memeluk bayi itu dalam gendongannya, menciumnya, menyusuinya, merawat makhluk kecil itu hingga tumbuh menjadi anak yang manis. Kini dirinya juga tak sendiri. Ia bersama Chris. Pria berkulit pucat itu telah mantap dengan keputusannya. Tempo lalu, usai mereka rujuk, Christian pulang pagi-pagi sekali untuk mandi. Ia membersihkan tubuh dan mengganti baju. Lalu tak lama kemudian muncul lagi dengan setelan abu-abu dan rambut tersisir klimis. Di saku kirinya ada kotak beludru. Kalian pasti tahu apa isinya. "Saya siap," ucap Chris. Dibalas senyum kilat, "Saya gugup." Risma bilang. Mereka serius saat berkata ingin terikat satu sama lain. Tak mengulur waktu lagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN