*Membaca Al-Qur'an lebih utama* Rian yang berlari menuju kamar rawat Niswah sama sekali tidak menyadari bahwa ia membawa Nabila turut serta bersamanya. Hingga ketika ia diberi kesempatan untuk masuk karena Niswah mau berbicara, ia merasa sangat bahagia. Dan di sini lah dirinya berakhir, duduk tepat di samping kanan Niswah menatap wanita yang menggunakan Khimar coklat itu dengan sendu. Wajah wanita yang ia cintai semakin tirus, dan kulitnya sangat pucat sekali. "Ada apa Niswah?" Tanya Rian setelah diam beberapa menit. "Mas Rian, Niswah yakin mas orang baik. Umur manusia tidak ada yang tahu, bisa esok atau bahkan saat ini Izrail datang menjemput ku. Hanya satu yang aku minta, mas. Tolong pastikan semua orang yang Niswah sayangi bahagia yah." "Niswah, aku gak suka kamu ngomong gini.

