Sama-sama pulang dalam keadaan marah, Tiffany lebih dulu sampai di apartemen. Wanita itu sudah menggemaskan semua pakaian yang dia bawa dari rumahnya. Hari ini, dia berpikir jika dia akan pulang ke rumah bapaknya. Dia akan kembali tinggal dengan ayahnya ketimbang dia tinggal dengan Bara. Setelah kejadian di taman, Tiffany berubah pikiran. Dia pikir Bara akan sembuh, Bara akan menyakinkan Tiffany jika apa yang dia katakan adalah sebuah harapan yang Tiffany harus tunggu. Tapi nyatanya tidak, pia itu sudah banyak sekali berbohong pada Tiffany, memberikan harapan palsu dan juga janji-janji manis pada Tiffany. Setelah dirasa sudah, wanita itu hendaklah pergi. Bersamaan dengan itu, Bara pun kembali sambil melempar kunci mobil dan juga ponselnya ke lantai. Wanita itu menutup matanya ketakutan s

