|| Chapter-48 ||

1041 Kata

Suara musik dipukul cukup keras membuat Bara langsung mengerjapkan matanya. Dia menatap Jason yang berdiri tak jauh dari tempatnya sambil memegang stik drum. "Kenapa?" tanya Bara penasaran. "Harusnya yang tanya itu gue bukan lo!! Kenapa lo nggak fokus, tinggal beberapa hari Bara!!" Bara tahu konser semakin memanas dan tinggal beberapa hari lagi, hanya saja dunianya sedang tidak baik-baik saja. Setelah Tiffany pergi dari hidupnya, tak ada satupun pekerjaan yang menurut Bara beres. Apapun yang Bara lakukan selalu saja salah, Bara tidak bisa fokus dengan apa yang dia lakukan. Dia begitu merindukan wanita itu, merindukan sesuatu yang selalu membuat dia bahagia meskipun itu kecil. Jika di bilang menyesal, tentu saja dia menyesal telah melepas wanita sebaik Tiffany. Bahkan beberapa hari i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN