"Ketemu sama orang tua kita masing-masing mau?" ucap Tiffany. Bara diam. Akhirnya dia pun menemukan dimana Tiffany berada, wanita itu tengah duduk dibawah pohon besar sambil mendengarkan musik. Matanya sempat terpejam untuk menikmati alunan musik yang dia dengar, sampai akhirnya dia merasakan kehadiran Bara tanpa melihatnya. "Nggak berani ya? Nggak papa kok, aku juga nggak maksa." kata Tiffany kembali. Bara menggeleng cepat, dia menahan tangan Tiffany yang hendak pergi, "Jangan begitu dong. Aku–" Menarik tangannya Tiffany pun langsung menjaga jarak. Dia tahu jika Bara tidak mungkin mau melakukan hal itu pada Tiffany. Dia tidak mungkin mau membawa Tiffany kepada ibunya, bertemu atau mungkin sekedar menyapa. Benar kata Jessica, jika Bara mencintai Tiffany minimal salah satu dari keluarg

