EPISODE 27

775 Kata

BERJUANG   Rinjani menangis ketakutan saat Karto mengikatnya kuat-kuat di kursi ruang makan. Laki-laki tua itu terlihat sangat marah sekali, sehingga bisa membunuh kapan saja. Karto menatap Rinjani lalu menyeringai penuh kebencian. "Aku pikir kamu tidak bisa menangis, ternyata kamu lebih cengeng dari yang terlihat. Selama ini kamu sangat garang saat melawanku di rumah Kakekmu, kenapa sekarang jadi lemah seperti ini?," ejek Karto. "Dasar laki-laki busuk! Beranimu hanya main belakang! Seharusnya kamu muncul saat banyak orang di rumah ini, bukan muncul diam-diam seperti pengecut!," balas Rinjani, ia tak boleh kalah, ia harus melawan. Karto tertawa mengejek, ia mendekat pada Rinjani. "Menurutmu, apa yang bisa mereka lakukan untuk kamu sekarang? Di sini tidak ada siapa-siapa..., kenapa ki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN