14

1220 Kata
"Joy kamu yakin tetep disini, kamu dirumah kita aja sekalian ngasih pelajaran ke Taehyung biar nyesel" ucap Seulgi merasa prihatin dengan Joy, Seulgi kesal karena Jennie masih saja menjadi benalu dirumah Taehyung. Joy tersenyum menatap Seulgi dirinya merasa senang setidaknya ada yang memperhatikan dirinya, Joy bersyukur niat baik Seulgi. "aku gak apa apa kok lagian buat apa aku pergi dari rumah sendiri, kata Taehyung apa yang Taehyung punya juga miliknya" ucap Joy tersenyum "kamu gak sakit hati lihat benalu itu masih disitu, kalau kamu juga anggap rumah itu rumah kamu usir dong" ucap Seulgi yang sudah greget "makluk kaya Jennie kalau diusir emang bakal jauhin Taehyung, gak bakal. Orang kaya dia harus dikasih pengertian dengan cara yang halus" ucap Joy "halus, otak kamu geser didengkul atau gimana, Jennie itu pantesnya dijambak-jambak tendang pukul biar sadar" "gak baik dengan kekerasan" "lo itu terlalu baik apa bego sih, kesel gue" "kalau kesel istirahat" "sekarang gue tanya lo sayang Taehyung" "kayaknya iya" "kok kayaknya" "gak tahu, ya gitu. Tuh kan bahas Taehyung jadi pengin ketemu trus unyel-unyel" "pelet Taehyung kenceng ya bisa dapetin hati lo" ucap Seulgi kesal, rasanya Seulgi ingin menjadikan Taehyung geprek. "kangen Taehyung tapi mager kesana" ucap Joy meletakan kepalanya di meja. "dasar bucin, aku juga kangen jimin" ucap Seulgi juga meletakan kepalanya dimeja. Joy dan seulgi pandang-pandangan lalu ketawa tidak jelas, cinta memang aneh ya. . . Ditempat lain Jungkook tidak sengaja bertemu di Taehyung yang sedang mengantri entah apa. Taehyung terlihat menonjol diantara anak-anak berseragam merah putih. Jungkook tersenyum lebih baik dirinya menitipkan vitamin untuk Joy ke Taehyung kali saja dirinya bisa mengetahui sesuatu. "hey pak bro" ucap Jungkook merangkul bahu Taehyung membuat Taehyung merasa risik sendiri, Jungkook benar-benar terlihat sok akrab dengan dirinya. "mau apa lo" tanya Taehyung ketus "Cuma mau nitip vitamin buat mbak Joy kesayangan saya" "cih" "harusnya anda bersyukur saya baik hati membelikan vitamin untuk mbak Joy, lihat saja suaminya yang tidak jelas malah kelayapan sama anak-anak. Ingat Pak sudah mau punya debay jaga istri dirumah, jadilah suami siaga" ucap Jungkook "hah" "hah heh hah heh, jangan bilang kalau anda belum tahu kalau mbak Joy hamil, wah keterlaluan" ucap Jungkook sambil mengosok-gosokan tanganya didagunya. "saya aja tahu masa bapak tidak, mungkin saya lebih spesial dari bapak" "jaga omonganmu, gue gak pingin berantem dilihati anak-anak SD" "saya gak ngajak berantem pak, saya mau nitip vitamin" ucap Jungkook, Taehyung merebut vitamin ditangan Jungkook. Kenapa Joy tidak bilang dirinya kalau hamil, malah bilang cecunguk didepannya batin Taehyung Jungkook tersenyum jail dan ide tiba-tiba muncul sekaligus menguji keberapa sabar dan baik sekaligus pantas untuk kakak kesayanganya. "7 hari" "apanya yang 7 hari?" tanya Taehyung tidak mengerti "saya hanya teringat kisah tetangga saya, seorang perempuan yang merahasiakan kehamilan dengan suami pasti ada apa-apa, pasti mereka ada masalah" "lalu apa hubunganya dengan 7 hari" "ciyeee kepo ciye" ledek Jungkook, lucu sekali. Taehyung menatap tajam Jungkook, Jungkook tidak takut malah terkekeh. "slow pak slow, kalau mbak Joy gak bilang kehamilannya sama bapak dalam waktu dekat berarti mbak Joy betah sama bapak, tapi kalau mbak Joy gak bilang dalam waktu 7 hari hati-hati aja. Bisa-bisa mbak Joy ngasih surat" ucapan Jungkook terhenti lalu membisik sesuatu "surat cerai" ucap Jungkook terkekeh melihat ekpresi tegang Taehyung. Lagian salah sendiri menyaki kakak tersayangnya dengan menemani Jennie dirawat. "ngapain Joy ngasih surat cerai" ucap Taehyung mencoba mengendalikan diri agar tidak menonjok muluk nyir-nyiran Jungkook. "pikir diri, punya otak kan" ucap Jungkook "bye bye pak... saya udah ngasih peringatan" lanjut Jungkook lalu berbalik sambil tersenyum puas. Jungkook tidak ingin merusak hubungan Joy dan Taehyung, hanya dirinya ragu kalau Taehyung bisa membahagikan Joy lagian lucu juga. . . . Taehyung nampak memikirkan perkataan Jungkook, kenapa Joy tidak memberitahu dirinya kalau hamil? Apa ada hubunganya Joy mengizinkan Jennie masih tinggal bersama dirinya? Apa Joy sengaja menguji Taehyung, padahan dirinya sudah terbukti tahan uji. Dirinya hanya merasa b*******h jika dekat dengan Joy. Memang body Jennie kalau diperhatikan sangat sexy apalagi kalau memakai gaun merah diatas lutut, dirinya normal bukan. Dulu Taehyung sering memamerkan foto-foto sexy Jennie kepada teman-temannya agar mereka merasa iri. Taehyung memang malas memperkenalkan Joy kepada teman-temanya, Taehyung merasa Joy bisa direbut kapanpun kalau dirinya lengah. Sampai sekarang dirinya juga masih waspada dengan Jimin dan Seulgi kalau sewaktu-waktu menculik Joynya. Taehyung juga sudah disumpah dengan katana yang dipegang Chanyeol waktu itu, waktu kakaknya Joy menanyai dirinya serius atau main-main dengan Joy. kalau dirinya hanya main-main waktu itu, dirinya yakin kepalanya telah lepas dari tubuhnya. Atau Joy punya maksud dan tujuan tertentu? Joy tidak mungkin meminta cerai seperti yang dikatakan mulut j****y Jungkook, Joy hanya ingin menikah satu kali. Apalagi sekarang Joy mengandung anaknya, itu pasti tidak mungkin. Jungkook hanya memanas-manasi dirinya saja. Benar bukan? Tapi ngomong-ngomong tentang cinta, Taehyung menjadi berfikir apa Joy sudah mencintai dirinya? Joy tidak pernah mengatakan kalau mencintainya. Joy malah sering berteriak-teriak mencintai Sehun dan mencium mesra hanbin serta daniel. Joy belum pernah mencium dirinya dengan inisiatif sendiri. Taehyung nampaknya melupakan waktu Joy menciumnya didepan Jennie. Jennie? Iya gue harus usir dia, mungkin ini ujian dari Joy batin Taehyung Taehyung melamun tidak sadar kalau memakan telur gulung yang diminta Joy, ternyata rasanya lumayan juga pantas Joy menginginkanya. Mungkin Joy sedang ngidam tapi masa telur gulung yang murah kenapa tidak elit seperti cimol atau sempolan. "Ong kok habis, lo yang makan ya" ucap Taehyung menatap tusuk-tusuk telur gulung sambil menatap Ong horor. . . Jennie tersenyum senang jarang-jarang Taehyung mengajaknya berbicara, mungkin mata Taehyung telah terbuka bisa melihat perempuan kualitas unggul seperti dirinya. "ada apa sayang?" tanya Jennie lembut "lo udah beres-beresin barang-barang?" "maksud kamu" "gak usah pura-pura bodo Jen, gue pengin lo pergi dari rumah ini" "kamu tega sama aku" "gue harap lo segera angkat kaki sebelum gue memperlakukan lo bukan kaya manusia " Taehyung berdiri meninggalkan Jennie yang menatap kesal serta mata yang memerah. Semua karena Joy batin Jennie "kenapa Tae, kenapa kamu usir aku" Taehyung berbalik menatap Jennie sekilas "baca dikertas itu, itu alasan lo harus keluar" ucap Taehyung, Jennie membuka stopmap yang terdapat selembar kertas yang bertuliskan INI RUMAH GUE HASIL UANG GUE YANG BERHAK TINGGAL JOY ISTRI GUE SERTA ANAK-ANAK KITA SEDANGKAN LO BUKAN SIAPA-SIAPA BAGI GUE. CUKUP GUE BERSIKAP BAIK SAMA LO, GUE TAHU APA YANG LO LAKUIN KE JOY SAMPAI GUE LIHAT LO KALAU GUE KELUAR KAMAR, , TENANG LO BAKAL DAPET RUMAH BARU YAITU PENJARA Selain itu juga Taehyung melampirkan beberapa foto-foto kalau Jennie beberapa kali hampir menyelakai Joynya, Taehyung mendapatkan foto tersebut dari bibi yang bisa bersih-bersih. . . Joy menatap layar laptopnya yang mati, tadi dirinya keluar dari kamar karena haus tapi dirinya tidak sengaja melihat Jennie dan Taehyung berbicara serius. Joy penasaran ini mendengarnya, takut kalau Taehyung dan Jennie rujuk kembali. Benar kata reader harusnya dirinya kabur saja biar Taehyung menyesal, lalu dirinya membesarkan dan merawat bayinya sendiri. Tapi kalau dirinya kabur bagaimana dengan biaya hidupnya, bekerja? Orang hamil sepertinya akan sulit mencari kerja terutama kantoran masa dirinya harus menjadi tukang cuci piring atau tukang cuci baju. Selain bayarannya dikit, s**u bayi juga mahal. Kalau dirinya kembali kerumah orang tuanya kasian Taehyung nanti kepalanya hilang dari tubuhnya. Gak lucukan ganteng-ganteng tapi kepala doang. Sedangkan Taehyung yang duduk disamping Joy tanpa perempuan itu sadari tersenyum memperhatikan tingkah Joy yang geleng-geleng sendiri lalu tersenyum. Cup Taehyung gemas sendiri mengecup pipi istrinya, Joy yang kaget lalu berteriak kencang karena dirinya sedang membayangkan kepala Taehyung yang copot. Tbc
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN