Ternyata benar kata Andara, hormat terus itu bikin capek. Ditambah, cuaca pagi ini mulai terasa panas. Nanti kulit aku item dong. Memang sih, berjemur di pagi hari seperti ini, mendapatkan vitamin D karena sinar matahari. Sepertinya harus ada pengecualian untuk ini, kena vitamin D lama-lama juga bisa bikin pusing dan pegal. Di tambah, badan gue apek dan berkeringat, kubutuh Boom, pengharum ruangan. Gue menilik jam tangan Andara, masih jam 8.45, artinya, masih butuh waktu 40 menit lagi untuk menemui sang istirahat. Ah, lama banget sih. Kubutuh es teh Mak Ayi. "Kira-kira gue bisa pingsan enggak ya? Panas nih, uh dedek penat," celetuk gue ketika kami sama-sama terdiam selama beberapa menit. "Awas aja lo pingsan, gue bakal ninggalin lo." desis Andara di samping gue. Gue menyengir. "Jaha

