Gue segera menuju kelas, karena jam istirahat itu singkat. Setelah minum es teh bersama Romeo di kantin, dahaga gue hilang. Langkah gue kini benar-benar lebar menuju kelas. Di saat semua orang pergi ke kantin untuk beristirahat, gue malah kembali ke kelas untuk mengerjakan tugas Pak Banu yang belum sempat gue kerjakan semalam. Gue hampir sampai kelas, kelas sepi. Hanya ada beberapa siswa yang memilih tetap tinggal di kelas dan sibuk dengan hp dan menyalin tugas—seperti gue. Gue duduk, segera merogoh buku gue dan Elisa yang ada di dalam laci. Segera membukanya dan menyalin jawaban gue. Romeo datang, gue kaget. Bukannya dia tadi ada di kantin sama Andini, kenapa sekarang dia balik ke kelas? Andini ditinggalin? Tapi kenapa Romeo balik sendirian? Kemana teman-temannya. "Ngapa lo balik?" ta

