Pada pertemuan tidak sengaja sore ini, gue menyadari satu hal, bahwa orang pasti memiliki masalah dalam hidupnya. Memiliki masalah yang selalu disembunyikan dan memiliki perasaan yang tidak bisa diutarakan kepada semua orang. Gue kagum pada Romeo ketika dia dapat menyembunyikan perasaannya. Perasaan rindu, perasaan cinta dan perasaan ingin bertemu membaur menjadi satu itu yang dipendam dalam dadanya. Kini di samping batu nisan mamanya nya, Romeo meneteskan air matanya, mencurahkan rindu dengan caranya. Gue disampingnya juga ikut menangis. Cara Romeo mencurahkan rindunya membuat gue tersentuh, suara bacaan tahlilnya gue aminkan. Doa-doa tulusnya gue juga aminkan. Karena gue yakin, perasaan cinta Romeo pada ibu dan adiknya begitu luar biasa hebatnya. Ketika Romeo menangis tersedu. Gue tida

