Bel istirahat berbunyi, gue hendak menuju kantin dan menemui Andara. Ketika gue melangkah sampai di lorong kelas IPS seseorang memanggil gue. Sepertinya itu Danang ketua OSIS di sekolah gue. "Yo sini bentar." ucapnya sembari melambai ke arah gue Gue langsung menghampiri Danang. "Ada apa Nang?" "Nih, jangan lupa sampaikan ke temen-temen lo ya." menyerahkan selembar formulir. Gue membaca headline pada kertas. 'Formulir calon ketua Osis.' "Di wajib ya harus ada minimal 1 orang yang dianjurkan perkelas." "Oke." jawab gue kemudian. Ketika ngomong calon ketua Osis, gue terpikirkan Andara, pasti Andara mau. Gue sampai di kantin dan melihat Andara sedang sendirian. "Gue habis kumpul di ruang OSIS, katanya pendaftaran ketua OSIS di buka, dan tiap sekolah harus mengajukan kandidat untuk se

