Tidak ada perubahan apapun dalam hubungan Raga dan Embun setelah ciuman yang lalu di rumah Embun. Raga merasa ciuman itu tidak berdampak apapun kepada Embun. Embun bersikap biasa saja, berbeda dengan Raga yang tidak bisa melupakan ciuman mereka. Setelah kembali ke rumah, Embun sedikit mulai kembali menjadi Embun yang pendiam dan sering menyendiri. Raga tahu Embun berusaha untuk tidak mendiamkan dirinya. Sikap canggung Embun ketika berhadapan dan berbicara dengan nya sangat terlihat jelas. Contoh saat ini ketika mereka berada di meja makan bersiap siap untuk makan malam. Embun hanya bersuara di saat menanyakan seberapa banyak nasi yang ingin Raga makan, pilihan lauk yang mana ingin Raga tambahkan. Setelahnya Embun makan dan sangat tenang. "Mau tambah nasinya?" tanya Embun pelan. Di saa

