bc

Jervryal Dan Daddy Beruang

book_age12+
0
IKUTI
1K
BACA
family
HE
heir/heiress
drama
serious
city
love at the first sight
addiction
like
intro-logo
Uraian

"Siapa yang akan adek pilih, jika Mommy datang dan ingin membawa adek pergi?" Tanya Mathias, dengan suara pelan."Adek akan selalu pilih Daddy, karena daddy nomor satu di hati adek." Jawaban Jervryal membuat Mathias tak bisa lagi menahan air mata. Dia langsung memeluk sang putra dengan begitu erat.

chap-preview
Pratinjau gratis
Keindahan Matamu Seperti Cahaya Rembulan
"Aku akan selalu mencintaimu, apapun yang terjadi." Ujar Mathias, sambil memeluk istrinya dari belakang. Tangan besarnya turun, lalu mengangkat pelan perut besar sang istri. Membuat wanita cantik itu menghembuskan nafas pelan, dengan memejamkan matanya. Rasanya sangat lega, saat perut besarnya sedikit di angkat. "Tapi, setelah melahirkan nanti. Pasti tubuhku tidak akan bagus lagi, dan pasti akan ada banyak yang berubah." Kata wanita hamil itu, dengan nada sedih. Mathias tersenyum, lalu menempelkan wajahnya pada wajah sang istri. "Sayang, aku mencintai kamu bukan karena tubuh indah mu saja. Aku mencintai semua yang ada pada kamu, sikap, dan pemikiran kamu yang sangat dewasa dan juga baik. Tubuh mu, hanyalah bonus untukku." Jelas Mathias, ia melihat istrinya dari cermin yang ada di depan mereka. Wanita cantiknya kini tersenyum, dan ini adalah hal paling indah yang tidak pernah ingin dilewatkan oleh Mathias. Istrinya begitu indah, matanya yang selalu bersinar seperti bintang, hidungnya yang kecil dan indah, lalu bibir indahnya yang manis ketika dicium. "Mathias Argantara, kamu selalu bisa meluluhkan aku. Kenapa semua kata-kata yang kamu keluar seperti sihir untukku, tuan Argantara?" Wanita itu tersenyum semakin lebar, lalu berbalik dan memeluk tubuh besar suaminya. "Karena, semua yang aku katakan berdasarkan dirimu sayang. Aku hanya mengeluarkan semua kata-kata indah itu dari dirimu yang begitu sempurna." Balas Mathias, bibirnya tak bisa berhenti tersenyum saat melihat wajah indah sang istri. Keduanya berpelukan, saling memberikan kenyamanan. Dengan sinar sang surya yang menambah keindahan momen mereka. Mathias adalah sosok pria muda berusia 23 tahun, dia seorang aktor, model dan penyanyi yang cukup dikenal di Indonesia bahkan luar negeri. Wajahnya yang tampan, dengan postur wajah tajam yang pas, kulit eksotis yang membuatnya terlihat semangat sempurna bak dewa Yunani. Mathias seorang anal broken home yang hanya tinggal berdua dengan sang Ayah sejak, ibunya pergi. Dia dibesarkan dengan kemewahan dan kekayaannya yang sangat melimpah. Banyak orang mengatakan dia beruntung, memiliki ayah yang bisa memberikan semua yang dibutuhkan. Banyak yang iri akan kehidupan seorang Mathias Argantara yang terlihat begitu sempurna dan mudah. Tapi, tak ada yang mereka ketahui, sosok sempurna yang terlihat selalu ceria dan penuh semangat itu. Memiliki gangguan mental sejak perceraian kedua orang tuanya. Dia harus rutin menemui dokter psikolog setiap dua bulan sekali untuk mengetahui perkembangannya. Beruntung, dia bertemu dengan sosok wanita cantik bernama Irishella Tomas. Wanita cantik berusia 27 tahun yang memiliki keindahan pada wajah dan hatinya. Wanita yang biasa disapa dengan nama Ella, dia memiliki mata yang dikara seperti arutala. Bibir sasmitha yang sangat manis menambahkan keindahannya. Kehadiran Ella, menyempurnakan hidup Mathias yang masih belum tertata karena puzzle hidupnya masih berantakan. "Sayang, terima karena kamu hadir dalam hidupku menjadi lavana yang dikara, aku harap kamu akan terus menjadi lavana yang amerta sepanjang hidupku." Ucap Mathias. Ella tersenyum lembut, usianya dan Mathias memiliki perbedaan yang sangat jauh, namun pria itu selalu bersikap romantis dan selalu menjaga Ella. Sikapnya yang sangat dewasa dan bisa menjadi pengayom untuk Ella yang sebatangkara, membuat Ella tidakpernah merasa takut. "Kenapa kamu bisa begitu mencintai aku? Padahal di luar sana ada banyak gadis muda yang lebih dan lebih cantik dari aku." tanya Ella. Sebelumnya Ella sudah sangat sering bertanya soal ini pada Mathias, dan semua jawaban Mathias selalu sama. Karena Ella adalah satu-satunya wanita yang berhasil membuat Mathias meraakan banyak perhatian dan Ella adalah sosok yang sangat pengertian. "Sejujurnya, kamu adalah cinta pertama ku sayang. Sebelumnya aku ngga pernah menjalin hubungan atau dekat sama wanita selain sebagai teman dan rekan kerja. Kamu sudah tahu alasannya, itu karena mama berselingkuh dari papa. Jadi aku tidak pernah tertarik sama hubungan yang nantinya akan membuat aku menyesal, karena memutuskan menjalin sebuah hubungan." Jelas Mathias pelan. "Yang membuat aku benar-benar ingin kenal kamu saat itu, saat kamu tersenyum saat berinteraksi sama anak kecil, mata kamu berbinar seperti cahaya rembulan. Suara kamu yang lembut, membuat aku benar-benar penasaran sama kamu sepenuhnya. Hingga akhirnya aku ceritakan ke Papa, soal kamu dan dia mulai cari tahu soal kamu. Saat dia yakin, Papa kasih izin aku untuk mendekati kamu. Dan selama proses pendekatan itu, aku belajar banyak hal dari kamu soal kehidupan yang seharusnya aku tetap lakukan. Keberadaan kamu di hidup aku benar-benar mengubah segalanya. Aku menjadi seseorang yang lebih percaya diri dan mampu mengambil keputusan sesulit apapun karena kamu." Mathias menatap istrinya yang terlihat begitu terharu dengan penjelasan yang sangat menyentuh hati. "ternyata aku nggak salah pilih suami, meskipun kamu 4 tahun lebih muda dari aku. Tapi kamu selalu menjadi sosok yang dewasa dan pelindung terbaik dalam hidup aku. Terimakasih sudah mau mencintai aku sebesar ini." ucap Ella tulus. "Boleh minta cium?" tanya Mathias sambil memanyunkan bibirnya. Ella langsung tertawa melihat suaminya yang terlihat begitu lucu seperti bebek. Tak mau membuat suaminya terus manyun, akhirnya Ella langsung mencium bibir suaminya sekilas. "Meskipun hanya sekilas, tapi sangat memuaskan bagi aku. Terimakasih sayanggg kuu." ucap Mathias kesenangan. Mathias memeluk Ella dengan lalu mencium kening istrinya dengan lembut dan cukup lama. Traumanya pada wanita menghilang sejak dia mengenal sang istri. Dulu saat kecil dia seringkali melihat kedua orang tuanya bertengkar. Hingga ibunya memilih pergi dengan laki-laki lain dan tidak pernah kembali, bahkan sampai saat ini pun Mathias tidak pernah bertemu dengan sang ibu. Jujur saja meskipun dia sangat kecewa dan marah pada ibunya yang sudah pergi meninggalkan dirinya begitu saja tersimpan begitu besar kerinduan pada wanita yang telah melahirkannya itu. Jika memiliki kesempatan mati yang ingin bertemu dengan ibunya meskipun hanya sekali. Dia hanya rindu wajah sang ibu, dia tidak mengharapkan apapun hanya saja sebagai seorang anak yang tidak memiliki peran Ibu sejak kecil. Mathias ingin tahu kabar ibunya seperti apa. Dia benar-benar sangat rindu. "sayang tolong jangan pernah berubah dan jangan pernah pergi dari hidupku, jika kamu merasa bosan kamu bisa mencari kebebasan dan kebahagiaan tanpa aku. Tapi, untuk pergi dari hidupku tolong jangan lakukan itu. Karena aku sudah memusatkan seluruh hidupku untuk kamu. Dan aku berjanji akan menjadi yang terbaik di dalam hidup kamu." bisik Mathias dengan suara parau. "Cinta ku untuk kamu sama besarnya yang kamu miliki untuk aku, jadi tidak ada alasan untuk aku pergi. Sampai kapanpun kita tidak akan pernah berpisah, apapun yang terjadi, kecuali sebuah kematian yang bisa membuat kita berpisah." balas Ella.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Unscentable

read
1.8M
bc

He's an Alpha: She doesn't Care

read
701.8K
bc

Claimed by the Biker Giant

read
1.5M
bc

Holiday Hockey Tale: The Icebreaker's Impasse

read
941.8K
bc

A Warrior's Second Chance

read
337.4K
bc

Not just, the Beta

read
336.7K
bc

The Broken Wolf

read
1.1M

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook