Satu tawa untukmu (1)

1168 Kata

Satu tawa untukmu Sita berlari-lari kecil menuruni anak tangga menuju ke depan rumah. Terlalu bersemangat hanya karena Mini memberi tahu jika Jefry datang. Sepagi ini, di hari sabtu. Tiba di teras depan, Sita segera menghentikan langkah ketika sosok Jefry yang tampan tertangkap netranya. Dia mengukir senyuman teramat lebar dan semakin mendekati lelaki itu. "Pagi, Kak." Sita menyapa ceria. Jefry menoleh, menatap Sita dengan kening mengernyit melihat tampilan gadis manis itu. Masih mengenakan piyama dengan rambut acak-acakan. Namun, wajahnya tampak segar menunjukkan jika gadis itu tidak baru bangun tidur. "Pagi. Kamu ada waktu buat hari ini?" Jefry yang sedari tadi bersandar di kap mobilnya, menegakkan tubuh dan menghampiri Sita lalu lengan kanannya terulur untuk merapikan beberapa rambut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN