Meluruhkan benci

1560 Kata

Meluruhkan Benci Sore ini, Sita mengajak Jefry untuk keluar ruang rawat. Sudah bosan rasanya mendengar omelan Jefry tentang betapa jenuhnya lelaki itu hanya melihat langit-langit kamar rumah sakit, dan jendela kamar yang hanya mampu menampilkan sedikit tentang dunia luar. Dengan kursi roda, Sita membawa Jefry melewati lorong-lorong panjang rumah sakit untuk kemudian turun ke taman di area dalam rumah sakit. Melewati jalanan ber-paving yang dikelilingi rumput-rumput hijau dan bunga-bunga yang tampak begitu apik tertata. "Sudah lebih baik?" tanya Sita, menghentikan gerakannya mendorong kursi roda tepat di bawah pohon berbunga ungu. Jefry mengangguk. "Lebih baik, setidaknya aku bisa melihat langit biru yang begitu indah." Dia mengulum senyum manis sembari menengadah. Tak lupa dia juga men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN