Bab 47 - Mumet Ndasku!

2345 Kata

Sri membuka album foto keluarganya ketika anak – anaknya masih kecil. Di foto – foto itu, mereka semua terlihat tertawa riang gembira tanpa beban. Ia merindukan kedua anaknya yang kini mengibarkan bendera perang padanya. Sudah dua minggu ini ia putus komunikasi dengan mereka setelah ia meminta anak – anaknya berpisah dengan pasangannya masing – masing. Entah sejak kapan anak – anaknya itu berani melawan perintahnya? Biasanya mereka akan selalu menurut perintahnya. Ketika Yoga malas mengerjakan PR, Sri hanya perlu membujuknya dengan membelikan mainan baru. Ketika Yuni ngambek, ia hanya perlu membelikan baju untuk boneka barbienya. Sekarang, apa yang harus ia lakukan untuk memperbaiki keadaan? “Ma, Papa berangkat dulu, ya.”, ujar Rudianto yang berhasil mengejutkan Sri hingga istrinya itu me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN