Bab 43 – Adagio

3153 Kata

Renata merasa hidupnya benar – benar hampa. Ia terus berfokus pada pekerjaannya agar tidak terlalu larut dalam kesedihannya. Bahkan ia mulai lagi bekerja lembur sampai tengah malam sampai Santi merepet memperingatkan anaknya itu agar tidak pulang larut malam karena sampai saat ini pun kondisi tubuh Renata belum sepenuhnya pulih total dari kecelakaan yang dialaminya bersama Haikal satu bulan yang lalu. Apalagi dengan tubuhnya yang semakin kurus. Wajar kalau Santi terus mengomel. Tetapi, sayangnya omelan ibunya tidak sebanding dengan rasa sesak di dadanya setiap kali ia teringat pada anaknya yang tidak sempat lahir dan sikap dingin Yoga padanya yang terasa lebih menyakitkan dibandingkan dengan sikap dingin Arkan padanya dulu. Hari ini, Renata semakin dibuat menderita karena salah satu sahab

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN