A FIGHT

1803 Kata

  January, Monday night. Club, London.            “Kau sama sekali tidak punya lelah, ya?”            Jennifer menoleh pada temannya, Brittany, dan menyengirkan senyum khasnya.            “Padahal seharian ini kau sibuk dan Ruby mengatakan kau lelah. Giliran ke club seperti ini, kau jadi lebih semangat lagi.” Ujar Brittany.            “Club selalu membuatku tenang, hehe. Lagipula kali ini aku bersamamu, kan?” jennifer menyenggol lengan Brittany dan memainkan kedua alisnya dengan manja. Brittany sendiri hanya mmeutar kedua matanya jengah karena tingkah Jennifer.            Jennifer mengitarkan pandangannya mencari keberadaan Charlie yang ternyata sedang melayani pelanggan lain. Setelah matanya bertemu dengan Charlie, Jennifer tersenyum dan Charlie menghampirinya.            “Hei, Jen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN