Laras buru-buru pulang ke rumahnya. Kana mengirim pesan padanya jika saat ini calon suaminya itu sedang menemui ayahnya di rumah. Laras tahu apa tujuannya, Kana pasti mengakui kekurangannya dan Papanya setuju pernikahan itu di batalkan. Laras menghentikan langkah begitu melihat Kana keluar dari pintu utama rumahnya bersama Papa. Terlambat, Papanya pasti sudah tahu. Kana benar-benar keterlaluan, bukannya mencari solusi justru mengumbar aibnya sendiri. "Pah?" "Kemasi barang-barang kamu yang ada di rumah Kana dan kembali tinggal sama Papa, Ras." Ucap Elvin pada putrinya. "Kenapa, Pa?" Walaupun sudah bisa menebak alasannya, Laras ingin mendengarnya secara langsung. "Pernikahan kalian dibatalkan saja. Ada sesuatu dari Kana yang tidak bisa Papa terima, Papa anak tunggal, kamu anak tungg

