Angin.

1131 Kata
Hari-hari telah terlewati hingga akhirnya tiba lah saat Ken memasuki sekolah barunya. Seperti biasa, Saat Ken memasuki sekolah baru, ia pasti menjadi pusat perhatian semua wanita disekolahnya. Ken pun mulai terbiasa dengan mereka dan menganggap mereka semua adalah orang-orang yang aneh. Pada saat ia memperkenalkan diri di kelasnya, Semua murid wanita di kelas itu tampak begitu genit kepada Ken. Beberapa murid wanita di kelas itu juga menanyakan sesuatu pada Ken saat perkenalan diri. "Ken tinggal di mana?". "Ken makanan favoritnya apa?". "Ken sudah punya pacar belum?". Akan tetapi, mata Ken tiba-tiba tertuju pada seorang Wanita berambut biru di ujung sana yang sedang melihat pemandangan di luar sekolah. Hanya dia yang terlihat tidak memedulikan kedatangan Ken dan seakan menganggap Ken itu tidak ada. Kebetulan Ken dapat tempat duduk paling belakang dan itu tepat di sebelah wanita tersebut. Setelah perkenalan, Ken pun langsung menuju ke tempat duduknya. Saat Ken duduk di tempat duduknya, Tiba-tiba ada angin yang berhembus dari arah sebelah kanan Ken. Ia pun tampak kebingungan, darimana asal angin itu? Karena di sebelah kanannya hanya ada seorang murid laki-laki berambut putih yang sedang memperhatikannya. "Hallo Ken, Salam kenal. Nama gue Aziz". Ucap Aziz Mereka berdua pun saling berkenalan. Aziz juga memberitahukan apa saja yang sedang di pelajari di mata pelajaran tersebut. Namun saat pelajaran sedang berlangsung, Ken malah tertidur. Ken mempunyai kebiasaan tertidur saat pelajaran sedang berlangsung. Namun anehnya, Saat Ken disuruh maju untuk menjawab soal di papan tulis, Ken selalu bisa menjawab soal itu dengan benar. Ken juga termasuk murid yang pintar, Ia sering mendapatkan rangking 1 di kelasnya walaupun Ken tidak terlalu peduli dengan rangkingnya tersebut. Jam pelajaran pun selesai dan alarm jam istirahat pun berbunyi. Saat Ken terbangun dari tidurnya, ia terkejud melihat wanita di sebelahnya itu tampak terlihat masih duduk sambil melihat pemandangan di luar sekolah dari jendela. Teman-teman sekelasnya pun tidak ada yang mengajaknya mengobrol atau mengajak ke luar kelas. Ken pun juga menghiraukannya. Saat Ken ingin pergi ke kantin sekolah untuk membeli makanan, ia kebingungan karena tidak tahu letak kantin tersebut. Tiba-tiba, Aziz yang ada duduk di bangku sebelahnya itu mengajak Ken untuk pergi ke kantin bersama. Ken pun pergi ke kantin dengan Aziz. Saat di perjalanan, Mereka berdua menjadi pusat perhatian Wanita di sekolah tersebut. Karena bukan hanya Ken, Aziz pun juga menjadi salah satu murid idaman wanita di sana dengan parasnya yang tampan. Ia juga di kenal sebagai playboy karena memiliki banyak kekasih di luar sekolah. Saat berada di kantin, Aziz memberitahu Ken tentang seluruh isi sekolahnya. Seperti letak kantin, Ruangan sekolahan, jadwal pelajaran, dan tentang murid-murid di sekolah. Lalu, Ken pun menanyakan tentang Wanita yang selalu melihat jendela di sebelahnya. "Oh dia? Namanya Dita. Gue juga gak tau apa maksudnya dia selalu melihat jendela. Dia dulu sering di ajak ngobrol sama teman-teman yang lain, tapi dia cuma diem aja. Di ajak keluar kelas bareng juga dia selalu menolak. Gak tau introvert gak tau kelainan deh. Coba tanya dia aja langsung". Jawab Aziz. Kemudian, alarm sekolah pun kembali berbunyi. Ken dan Aziz pun segera menuju kelasnya. Sebelum menuju kelas, Ken ingin pergi ke toilet terlebih dahulu untuk buang air kecil. Ken pun berpisah dengan Aziz dan Aziz pun kembali menuju kelas. Saat Ken memasuki toilet, Ken terkejut melihat ada Aziz di dalam toilet tersebut. Ken pun tampak kebingungan. Dari mana dia bisa masuk ke kamar mandi itu? Padahal saat itu dia sudah berjalan menuju kelasnya. Ken pun menghiraukannya dan segera buang air kecil. Saat Ken melihat kaca. Ternyata ada Aziz di belakangnya sedang buang air kecil juga. Namun setelah itu tiba-tiba Aziz menghilang dari pandangannya. Ken pun semakin kebingungan. Namun, ia menganggap hal itu biasa saja seakan tidak pernah terjadi. Saat tiba di kelas, Ken melihat Aziz yang sudah berada di tempat duduknya. Ken pun sudah melupakan hal yang terjadi saat di kamar mandi dan tidak memedulikannya. Lalu, ia segera kembali ke tempat duduknya dan kembali tidur. Melihat Ken yang tampak biasa-biasa saja, Membuat Aziz sangat terkejut dan kesal. Karena biasanya Aziz selalu membuat anak baru di kelasnya ketakutan dengan cara itu. Dan biasanya ia berhasil membuat orang itu panik bahkan sampai pindah sekolah karena ulah Aziz. Tapi kali ini Korbannya terlihat biasa-biasa saja. Aziz pun tidak menyerah begitu saja. Saat pulang sekolah, Ia mencoba membuntuti Ken dari belakang. Ia juga diam-diam memasuki mobil Ken tanpa sepengetahuan Ken. Saat Ken sampai di rumah. Ia terkejut karena tiba-tiba ada Aziz di dalam rumahnya. "Ohh.. Lo lagi. Mau main PS bareng?". Ucap Ken sambil menyalakan TV nya dan bersiap untuk bermain game. Aziz yang sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menakuti Ken pun akhirnya merasa dirinya sudah gagal. Ia tidak tahu apa lagi yang harus ia lakukan karena Ken tampak biasa saja. Setelah itu, Aziz memberitahukan rahasianya dan kemampuannya kepada Ken. Ternyata Aziz bisa menguasai Angin, Dia juga bisa berpindah tempat sesuai dengan hembusan angin yang ia ciptakan. Saat Ken mendengarkan cerita Aziz, Ken pun berkata. "Oh.. Seperti ini Ziz". Ucap Ken sambil merubah rambutnya menjadi Api. "SE...SE...SE... SETAAAAAAAAAAANNN!". Teriak Aziz dan langsung jatuh pingsan. "Kalau gue setan, Lo apa?". ucap Ken dalam hati. Setelah itu, Aziz pun menunjukkan beberapa kekuatannya. Seperti terbang, berpindah tempat dengan cepat, mengubah tubuhnya menjadi angin yang tak terlihat, Membuat pusaran angin kecil dan besar. Dan ia juga memberi tahu bahwa dia bisa menciptakan sebuah Tornado besar dan sebuah s*****a angin. Ia juga mengatakan bahwa Ken juga bisa berpindah tempat dengan cepat seperti dirinya. Aziz menjelaskan bahwa selama bumi ini masih ada angin. Ia bisa berpindah kemana pun sesuai keinginannya. Kemudian Aziz pun mengeluarkan sebuah korek dari saku bajunya. Kemudian, ia menyalakan Api dari korek tersebut. "Nih Ken, Coba lo bayangin kalau Api ini adalah lo". Kata Aziz Ken pun terlihat kebingungan, Namun Ken penasaran dengan apa yang Aziz katakan. Saat Ken mulai memusatkan konsentrasinya ke Api itu, ternyata benar. Dalam sekejap, Ken langsung berpindah ke posisi Api tersebut. Aziz pun menjelaskan, tidak peduli sejauh mana jaraknya. Jika ada sebuah api dan Ken bisa membayangkan bahwa Api itu adalah dia, Ken bisa langsung berpindah tempat dalam sekejap ke tempat Api tersebut. Ia juga bisa melakukan teleportasi tanpa melihat Api. Yang penting Api itu ada, dan Ken bisa merasakan Api tersebut walaupun Api itu sangat jauh. Tidak lama kemudian, Jane pun datang. Ia baru saja pulang dari sekolahnya. Saat Jane menuju halaman belakang rumah, Ia tampak terkejut melihat Aziz yang sedang terbang. Aziz pun terkejut melihat kedatangan Jane hingga terjatuh. "Kakak, Aku pulang". Kata Jane sambil memeluk Ken. "Duh kebiasaan banget sih cil pulang-pulang langsung peluk". Kata Ken sambil melepaskan pelukan Jane. "Kak, Kok dia bisa terbang?". Tanya Jane. "Cuekin aja. Emang orang aneh dia". Jawab Ken sambil meninggalkan Aziz dan pergi menuju ruang makan Ken pun menjelaskan pada Jane bahwa ada orang selain dirinya yang mempunyai kekuatan unik, Dan Ken meminta Jane untuk merahasiakannya seperti biasa. "Oke kakak". Jawab Jane dengan imutnya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN