Keesokan harinya saat disekolah, semua murid di kelas tampak terkejut melihat Dita yang terlihat sedang asyik mengobrol dengan Ken. Sungguh pemandangan yang aneh namun terasa indah saat di lihat. Aziz yang melihat mereka berdua yang tampak begitu akrab pun begitu terkejut dan merasa tidak percaya dengan apa yang baru saja ia lihat. Setelah itu, Aziz langsung datang menghampiri Ken dan juga Dita.
“Gila lo Ken! Kok bisa sih bikin wanita anti sosial yang satu ini jadi akrab banget sama lo?! Kasih tahu gue dong jurusnya?” kata Aziz.
“Gue ini bukan playboy kayak lo yang bisa menaklukkan hati banyak cewek. Semua terjadi begitu saja” ucap Ken.
Aziz pun merasa gagal menjadi seorang pria, karena dahulu ia sempat bersikeras membuat Dita tertarik padanya. Namun ia selalu gagal dan Dita selalu menganggap Aziz adalah orang yang sangat aneh. Pada saat jam istirahat, Ken dan Dita berjalan menuju sebuah kantin. Mereka berdua pun menjadi pusat perhatian seluruh murid di sekolahnya. Mereka semua menganggap Ken dan Dita adalah pasangan yang serasi karena Ken dikenal sangat tampan dan Dita yang sangat cantik. Lalu, Hari pun berlalu.
Keesokan harinya saat malam hari, Aziz sedang berada di rumah Ken dan terlihat sedang asyik bermain bersama Jane. Saat itu, Ken sedang keluar rumah untuk membeli beberapa camilan untuk Aziz dan juga Jane. Namun saat Aziz sedang asyik bermain dengan Jane, terdengar suara telefon dari ponsel milik Aziz. Aziz pun langsung mengangkat telefon tersebut. Ternyata, yang menelepon Aziz adalah seorang wanita. Akan tetapi wanita tersebut tidak memberitahukan siapa dirinya. Ia hanya berkata.
“Aku tunggu kamu disini ya, Aku pengen banget kamu temani aku malam ini”.
Lalu, wanita itu juga mengirimkan lokasinya melalui chat. Karena orang itu adalah seorang wanita, Aziz pun langsung menghilang dan langsung berada di lokasi tersebut dengan kekuatannya. Tidak lama setelah Aziz pergi meninggalkan rumah, Ken pun datang. Lalu, Ken bertanya pada Jane.
“Aziz mana cil?”. Tanya Ken.
“Gak tau kak, tadi ada cewek telefon dia, Terus dia menghilang gitu aja kak”. Jawab Jane
“Dasar m***m”. ucap Ken dalam hati.
Setelah Aziz sudah berada di lokasi. Ia tampak kebingungan karena dia berada di sebuah taman yang kosong dan juga luas. Ia tidak merasakan ada seseorang di sekelilingnya. Tiba-tiba, muncul seorang Pria bersama seorang Wanita datang menghampiri Aziz. Namun, Aziz merasakan ada sesuatu yang tidak beres karena Wanita itu tubuhnya di penuhi oleh luka. Kemudian Pria tersebut berkata.
“Gimana rasanya bisa chatingan sama cewek muda yang cantik ini? Pasti senang banget kan? Dia cantik banget loh”. Kata Pria itu sambil mendorong wanita tersebut ke arah Aziz.
Aziz pun sangat terkejut dan segera menangkap Wanita tersebut. Namun tiba-tiba, Pria itu mengeluarkan sebuah listrik dari tangannya dan menyerang Aziz beserta wanita tersebut. Mereka berdua pun berteriak kesakitan. Aziz yang belum sempat menyiapkan kekuatannya pun terkena serangan yang mematikan itu. Setelah itu, mereka berdua pun terjatuh karena sengatan listrik milik Pria tersebut. Wanita itu sudah tidak sadarkan diri lagi dan Aziz pun berusaha untuk bangkit kembali untuk melawan Pria tersebut.
“Kau ini lawanku yang sangat menyulitkan, Terutama kecepatanmu yang menyebalkan itu. Jadi maafkan saya karena sudah memakai cara kotor untuk melumpuhkan anda”. Ucap Pria itu sambil tersenyum.
Mendengar hal itu, Aziz pun tampak begitu emosi dan langsung bersiap untuk melancarkan serangan. Ia merasa bahwa orang itu sudah seenaknya mempermainkan seorang wanita di depan matanya sendiri. Ia tidak terima dengan hal itu dan langsung melancarkan sebuah serangan ke arah Pria tersebut dengan tinju Angin miliknya. Dan akhirnya, mereka berdua melakukan pertarungan yang begitu sengit.
Mereka berdua tampak sangat cepat hingga tidak bisa dilihat dengan mata. Namun, Perbedaan kekuatannya sangat terlihat jelas dan Aziz pun sudah jatuh dan dihajar berkali-kali olehnya. Saat Aziz sudah merasa terpojok, ia langsung mengeluarkan sebuah korek Api dari sakunya. Pria tersebut tampak kebingungan melihat Aziz mengeluarkan korek Api tersebut. Aziz merasa bahwa ia tidak bisa mengalahkan orang itu sendirian. Kemudian, Aziz menyalakan Api dari korek tersebut.
Ken yang sedang asyik menonton TV bersama Jane di rumahnya pun langsung merasakan bahwa Aziz sedang memanggilnya. Tidak pikir panjang, Ken langsung segera menghampiri Aziz dan Api yang berasal dari korek tersebut langsung berubah menjadi wujud Ken. Saat pria tersebut melihat wajah Ken, Pria tersebut terlihat begitu terkejut karena wajahnya mengingatkannya kepada seseorang. Ken yang melihat Aziz tersungkur lemas pun tidak tinggal diam, Ia langsung merubah kedua tangannya menjadi Api dan bersiap untuk menyerangnya. Kemudian, mereka berdua pun bertarung dengan sangat sengit. Namun, Ken juga tidak bisa menjatuhkannya, Pria tersebut terlalu kuat untuk di hadapi. Saat Ken terjatuh, Pria itu pun menanyakan sesuatu kepada Ken.
“Apakah kamu mengenal Eva?”. Tanya Pria tersebut.
Ken pun langsung terkejut karena pria itu mengenali Ibunya.
“Dari ekspresimu yang terkejut itu sepertinya kau mengenalnya”.
Kemudian, pria itu membalikan badan dan bersiap untuk pergi meninggalkan Aziz dan juga Ken. Namun sebelum pergi, Ia memberi sebuah pesan untuk mereka berdua.
“Aku sudah tidak punya hasrat untuk membunuh manusia, Sekarang aku hanya ingin mengalahkan orang yang kuat dan membuat banyak kekacauan. Mungkin sekitar 5 tahun lagi, aku akan kembali untuk membunuh kalian. Sebelum itu. Pergilah ke Pulau Starbuck. Temui orang itu, dan berlatihlah dengannya”. Ucap Pria tersebut.
Kemudian dalam sekejap Pria itu pun menghilang seketika.
Ken dan Aziz tampak merasa sangat kebingungan dengan perkataan Pria tersebut. Mereka berdua juga tidak mengetahui di mana letak Pulau Starbuck. Namun yang mereka yakini, Pria itu pasti akan muncul kembali suatu saat nanti. Setelah pertarungan tersebut, mereka berdua pun langsung kembali menuju rumah.
Di sana, Ken dan Aziz langsung berdiskusi dan mengartikan maksud dari perkataan Pria listrik tersebut. Mereka berdua mencari cara untuk mengalahkan orang itu. Dan mereka sangat yakin bahwa suatu saat nanti orang itu akan datang kembali dan membunuh mereka berdua. Aziz pun langsung mencari letak Pulau Starbuck melalui internet. Sedangkan Ken, mencari cara agar bisa mengalahkan orang itu.
Di suatu ruangan yang gelap dan tidak bercahaya, Pria pengendali Listrik itu sedang bersandar sambil memikirkan sesuatu. Pria tersebut pun berkata.
“Dasar Api s****n! Kau sangat menunggu momen ini kan?! Pada dasarnya aku juga manusia, Kesalahanku saat itu adalah terlanjur jatuh cinta pada seseorang. Andai aku tidak pernah bertemu dengan orang itu. Dan pada akhirnya kau menunggu momen ini untuk langsung bereinkarnasi dari keturunanku! Dasar licik!” ucap Pria itu sambil menghancurkan sebuah gelas yang ada di genggamannya.