Pada pukul sepuluh malam, terlihat wanita berjilbab panjang dan bergamis rumahan itu masih membuka matanya dan masih setia duduk di sofa ruang utama apartement. Ya, kini wanita yang berada di apartement yang berada di kota LA itu adalah Raisa. Sejak Andrew pergi ke kantor tadi pagi, kini lelaki itu belum lagi menampakkan dirinya kembali ke apartement. Tentu hal itu membuat Raisa khawatir karena suaminya belum juga pulang, apalagi mengingat kedinginan rumah tangganya sejak hari itu, Raisa semakin merasa tidak enak hati. Sebari duduk gelisah, sesekali Raisa meraih dan menyalakan ponselnya itu untuk menunggu kabar dari Andrew yang tak kunjung ada. Raisa Drew, where are you? Raisa membuang nafasnya lelah menatap pesan tiga puluh menit yang lalu, yang ia kirimkan kepada suaminya itu namun s

