Saat ini dengan detak jantung yang berdetak kencang, ekspresi wajah yang sulit untuk diartikan, dan tangan yang sedikit bergetar yang kini masih memegang sebuah benda pipih itu, Raisa langsung luruh duduk dan bersandar di dinding kamar mandinya. Setelah Andrew pergi, Raisa menelpon dan memerintah Melisa—salah satu ART Andrew—tanpa sepengetahuan Roseline. Raisa memerintah Melisa untuk membelikannya sebuah tespeck ke apotik terdekat karena dirinya tidak bisa pergi keluar. Sudah hampir seminggu ini Raisa merasakan hal yang aneh pada tubuhnya, selain karena bertambah sedikit berisi, Raisa juga merasakan ada beberapa bagian tubuhnya yang bila disentuh akan menimbulkan rasa sedikit sakit dan lebih sensitif. Lalu ketika dirinya ingat bahwa ia telat datang bulan, Raisa langsung memerintah ART ke

