“Anna, tenang dulu. Papa akan jelaskan semuanya,” kata Sanjaya. Rahes juga bangkit dari duduk. Ia hendak mendekati Anna dan menenangkan gadis itu. Ya, Anna patut mengetahui semuanya. Ia pasti akan mengerti ketika semuanya dikatakan dengan baik-baik. “Duduklah, Anna,” pinta Rahes. Gadis itu manut, tapi tangisnya sudah hampir pecah. Sang mama memang keterlaluan, tapi haruskah sampai dibawa ke polisi? Atau ada sesuatu yang lain yang dilakukan oleh wanita itu hingga kesalahannya tak termaafkan. “Ada apa, Pa? Sebenarnya apa yang mama lakukan sampai harus dibawa ke kantor polisi?” tanya Anna pelan. Sanjaya membuang napasnya dengan kasar, sebelum akhirnya menceritakan semua yang harus ia katakan pada sang putri. “Mamamu telah membuat papa dan mama Rahes meninggal dunia, Sayang,” kata S

