“Pa, apa enggak apa-apa aku dan Rahes … maksudku, perasaan Rahes pasti kacau. Mana bisa dia mencintai orang yang ibunya telah … aah, aku bingung, Pa,” kata Anna. “Tenang saja. Rahes sudah bilang, kan, kalau dia akan tetap mencintai kamu. Kamu fokus saja sama hubungan kalian,” ucap Sanjaya. “Aku takut nanti ketika kita punya masalah, Rahes akan mengungkit semua yang sudah Mama lakukan. Aku enggak mau begitu, Pa,” jelas Anna. Tangan Sanjaya lantas terulur demi mengusap ubun-ubun sang putri. Ia tahu kegamangan hati Anna saat ini. Memang tidak mudah membangun kepercayaan dalam dirinya. Namun, Rahes berjanji jika ia tidak akan mempermasalahkannya. Melisa yang bersalah dan bukan Anna. “Enggak akan. Kalau Rahes berani begitu sama kamu, papa yang akan turun tangan,” kata Sanjaya. Anna me

